Layangan Putus - Mommy ASF


Layangan Putus karya Mommy ASF (Eka Nur Prasetyawati) adalah fenomena yang sempat sangat viral di Indonesia, berawal dari sebuah tulisan jujur di media sosial hingga akhirnya diterbitkan menjadi novel dan diadaptasi menjadi serial yang sukses besar.

Berikut adalah resensi untuk novel tersebut:

Identitas Buku

Judul: Layangan Putus

Penulis: Mommy ASF

Penerbit: RDM Publishers

Genre: Drama, Keluarga, Slice of Life

Sinopsis Singkat

Novel ini menceritakan perjalanan religius dan emosional seorang wanita bernama Kinan. Ia adalah seorang istri dan ibu yang berdedikasi, yang merasa kehidupan rumah tangganya selama bertahun-tahun berjalan harmonis dan penuh cinta bersama suaminya, Aris.

Namun, kebahagiaan itu runtuh seketika saat ia menemukan kenyataan pahit bahwa suaminya telah berkhianat. Aris diam-diam pergi berlibur ke Cappadocia, Turki—sebuah tempat impian Kinan—bersama wanita lain (Lydia) saat Kinan tengah berjuang dengan urusan domestik dan kehamilan. Judul "Layangan Putus" sendiri menjadi metafora bagi perasaan Kinan: sebuah hubungan yang kehilangan arah, talinya terputus, dan ia terombang-ambing tanpa kendali oleh angin pengkhianatan.

Analisis & Kelebihan

Sudut Pandang yang Realistis: Berbeda dengan drama yang meledak-ledak, versi novelnya terasa lebih personal dan introspektif. Kita diajak masuk ke dalam pikiran Kinan—bagaimana ia mencoba menyangkal, rasa sakitnya yang mendalam, hingga proses ia bangkit demi anak-anaknya.

Nilai Religius:

Novel ini memiliki sentuhan nilai-nilai agama yang cukup kental. Penulis menggambarkan bagaimana tokoh utama mencoba bersabar, berserah diri, dan mencari kekuatan melalui ibadah di tengah ujian rumah tangga yang sangat berat.

Gaya Bahasa yang Mengalir:

Gaya bertutur Mommy ASF sangat jujur dan "apa adanya". Hal ini membuat pembaca, terutama para ibu atau istri, merasa sangat terhubung (relatable) dengan emosi yang disampaikan.

Kekurangan

Alur Lambat: Bagi pembaca yang menyukai konflik cepat seperti di serialnya, novel ini mungkin terasa sedikit lambat karena lebih banyak fokus pada pergulatan batin dan detail keseharian.

Format Tulisan: Karena berawal dari tulisan di media sosial, gaya bahasanya terkadang terasa seperti diary atau curahan hati yang panjang, yang mungkin bagi sebagian orang terasa kurang "sastra".

Kesimpulan

Layangan Putus bukan sekadar cerita tentang perselingkuhan. Ini adalah cerita tentang ketegaran seorang wanita. Buku ini mengajarkan bahwa meskipun "tali" dalam hidup kita putus, kita tetap harus berjuang untuk tetap terbang atau mendarat dengan martabat.

Pesan Moral: Kesetiaan adalah pilihan, dan kejujuran adalah fondasi. Ketika fondasi itu hancur, satu-satunya yang bisa menyelamatkan diri kita adalah kekuatan prinsip dan kasih sayang terhadap diri sendiri serta keluarga. 

Menariknya, novel ini punya "dua nyawa" di layar kaca dan layar lebar, tapi memang ada beberapa perbedaan yang cukup signifikan antara versi buku, serial, dan filmnya.

Berikut adalah perjalanan adaptasi Layangan Putus:

1. Versi Web Series (2021)

Ini adalah versi yang paling fenomenal dan membuat kalimat "It's my dream, Mas! Not her!" menjadi viral di mana-mana.

Pemeran Utama: Putri Marino (Kinan) dan Reza Rahadian (Aris).

Fokus Cerita: Lebih ke arah drama perselingkuhan yang panas dan konfrontatif.

Perbedaan Utama: Di serial, Kinan digambarkan tidak berhijab dan bekerja sebagai dokter umum, sementara di novel asli (dan kisah aslinya), sosok Kinan berhijab dan merupakan seorang dokter hewan.

2. Versi Film Layar Lebar (Layangan Putus: The Movie - 2023)

Setelah sukses besar sebagai serial, MD Pictures mengangkatnya ke layar lebar sebagai kelanjutan cerita setelah Kinan dan Aris bercerai.

Pemeran Utama: Ada pergantian pemain untuk karakter Kinan, yang di film diperankan oleh Raihaanun, sementara Reza Rahadian tetap menjadi Aris dan Anya Geraldine sebagai Lydia.

Fokus Cerita: Menceritakan kehidupan Kinan sebagai orang tua tunggal dan dilema Aris yang ingin kembali ke Kinan meski sudah menikah dengan Lydia.

Fitur Versi Novel Versi Serial/Film
Karakter Kinan Berhijab, Dokter Hewan. Tidak Berhijab, Dokter Umum.
Isu Utama Fokus pada poligami diam-diam. Fokus pada perselingkuhan murni.
Jumlah Anak Memiliki 4 anak (dan satu meninggal). Hanya memiliki 1 anak (Raya).
Vibe Cerita Lebih religius dan kontemplatif. Lebih ke arah drama thriller domestik.

Banyak pembaca novel aslinya merasa versi buku jauh lebih "ngenes" karena penggambaran sosok Kinan yang sangat sabar dan religius, sementara versi serialnya memberikan kepuasan tersendiri karena Kinan digambarkan sebagai wanita yang lebih tegas dan berani melawan

Download File

.

Novel Layangan Putus - Mommy ASF pdf

Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url